Melakukan Olah Raga Simpel Pengecil Perut Sebelum Tidur

Vitamin C Diatas 100Mg Bisa Mengatasi Flu Atau Radang

Naga333 - Vitamin C dikenal sebagai nutrisi penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Namun, belum banyak orang yang memahami asupan vitamin C yang tepat, terutama saat menderita penyakit seperti flu atau peradangan. Spesialis Gizi Klinik, Dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M.Gizi, Sp.GK, menjelaskan bahwa kebutuhan vitamin C harian untuk orang dewasa berkisar antara 60-90 mg. 

Namun, dalam kondisi tertentu, asupan vitamin C mungkin lebih tinggi. "Jika seseorang sedang sakit, seperti flu atau radang saluran pernapasan, kebutuhan vitamin C bisa melebihi 100 mg per hari," ujar Dr. Nurul kepada "naga333"situs terpercaya, Jumat. Dosis vitamin C turun setelah sembuh Meskipun kebutuhan vitamin C meningkat saat sakit, Nurul mengingatkan kita untuk mengurangi konsumsi vitamin C hingga dosis normal orang sehat. 

"Setelah pulih, dosis suplemen vitamin C dikembalikan menjadi 60-90 mg," ujarnya. Ia menjelaskan bahwa sumber vitamin C yang baik dapat diperoleh dari makanan sehari-hari, tidak selalu dari suplemen. "Beragam buah dan sayur menyediakan sumber vitamin C alami. Buah-buahan dengan berbagai warna umumnya mengandung vitamin C, dan kandungannya pun bervariasi," ujarnya.

Nurul mengatakan bahwa sumber vitamin C terbaik adalah jambu biji merah, meskipun jeruk juga populer. Kandungan vitamin C dalam jambu biji dapat mencapai 87 mg per 100 gram, menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Siti Khairiyah, Siti Morin Sinaga, dan Efendy De Putra, yang diterbitkan di Research Gate pada Juli 2022.



Penelusuran "avalonfire.org" dan "naga333" situs terpercaya Menurut data nutrisi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), kiwi merupakan buah dengan kandungan vitamin C tertinggi kedua, dengan 74,7 mg per 100 gram. "Lalu ada stroberi, mangga, dan buah-buahan lainnya, termasuk jeruk," ujarnya. Stroberi mengandung 58,8 mg vitamin C per 100 gram, dan jeruk Sunkist 59,1 mg. 

Sementara itu, buah jeruk lainnya mengandung kadar vitamin C yang lebih rendah per 100 gram. Misalnya, jeruk Florida mengandung 45 mg vitamin C per 100 gram, dan jeruk keprok mengandung 26,7 mg per 100 gram. Lemon, yang dikenal karena rasanya yang sangat asam dan termasuk dalam keluarga jeruk-jerukan, mengandung 38,7 mg vitamin C per 100 gram. 

Selain buah-buahan, sumber vitamin C alami juga dapat ditemukan pada beberapa sayuran, seperti wortel dan selada. Wortel mengandung 5,9 mg vitamin C per 100 gram, sementara selada mengandung 2,8 mg per 100 gram. Tak perlu dosis vitamin C besar tanpa indikasi, Selain itu, Nurul mengingatkan kita untuk tidak mengonsumsi vitamin C dalam jumlah besar tanpa resep dokter. 

Ia menyatakan bahwa usus manusia hanya dapat menyerap maksimal 50 persen dari dosis vitamin C yang dikonsumsi. Sisanya akan dibuang melalui urine. Ia menjelaskan, "Oleh karena itu, tidak perlu mengonsumsi vitamin C dalam dosis besar karena akan mengakibatkan kehilangan vitamin C yang signifikan.

"Konsumsi vitamin C yang berlebihan justru dapat membebani ginjal, yang seiring waktu dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal atau penyumbatan saluran kemih. "Jika Anda perlu mengonsumsi suplemen vitamin C dalam dosis besar, lakukan sesuai petunjuk dan jangan melakukannya dalam jangka waktu lama," jelasnya.


Komentar